Sinar UVC atau Lampu UVC untuk Corona
Information
25 Nov 2020
Share

Di tengah maraknya pandemi virus Corona atau virus Covid 19 maka berbagai upaya pun dilakukan, para ahli dan dokter pun menyarankan melakukan berjemur terutama di pagi hari sebagai salah satu upaya untuk mencegah penularannya dan mematikan virus Corona. Namun bagaimana jika pada malam hari atau ketika cuaca mendung  maka sinar matahari pun tak ada lagi. Sebenarnya unsur apa sajakah dalam sinar matahari tersebut sehingga bisa untuk memutus mata rantai penularan virus Corona tersebut. Lalu dapatkan digantikan peran dan fungsinya dengan lampu uvc terbaik. Simak pembahasannya lebih lanjut berikut ini.


Apa itu Lampu UVC
Lampu UVC adalah suatu jenis lampu penghasil sinar UVC atau sinar ultraviolet tipe C. Salah satu temuan teknologi yang disebut-sebut dapat digunakan untuk membunuh virus corona pada suatu ruangan kosong ialah lampu UVC germicidal. Manfaat dari sinar UVC atau ultraviolet C tersebut adalah mampu untuk menghancurkan bakteri dan juga virus mikroskopik tanpa merusak kulit ataupun mata manusia. Sinar UVC yang mengandung sinar ultraviolet tersebut telah sejak lama dikenal dapat menghancurkan mikroorganisme.


Aneka Jenis Sinar Matahari
Guna pencegahan virus Corona maka berjemur di sinar matahari pagi sangat dianjurkan. Terdapat tiga jenis sinar UV pada sinar matahari, sebagai berikut.

Sinar UVA
Pertama ada yang namanya sinar UVA. Sinar UVA ini adalah yang membentuk sebagian besar radiasi ultraviolet sinar matahari yang mampu mencapai hingga di permukaan bumi. UVA juga bisa menembus jauh hingga ke kedalaman kulit dan dianggap bertanggung jawab atas sekitar 80 persen terjadinya penuaan kulit, dengan gejala mulai dari keriput hingga pada bintik-bintik penuaan.


Sinar UVB
Selanjutnya ada lagi yang namanya sinar UVB. Sinar ultraviolet tipe B ini dapat merusak DNA pada kulit, dan menyebabkan kulit menjadi terbakar dan lalu akhirnya timbul penyakit kanker kulit. Dampak buruk dan bahaya akibat sinar UVB ini dapat diminimalisir untuk coba diblokir dengan menggunakan berbagai krim pelindung dari sinar matahari. 


Sinar UVC
Lalu ada juga yang namanya sinar UVC. Penggunaan sinar Far UVC dengan ukuran 207 nanometer hingga 222 nanometer telah diteliti dan menunjukkan bahwa mampu secara efisien untuk menonaktifkan bakteri tanpa membahayakan kulit mamalia yang dijadikan sebagai objek uji coba penelitiannya. Hal ini karena adanya daya serap yang kuat pada bahan biologi, sehingga sinar far UVC tidak dapat menembus hingga ke lapisan luar kulit atau juga di mata manusia.
Jadi terdapat tiga jenis sinar UV, yaitus yaitu sinar UVA, dan sinar UVB, serta sinar UVC.

Perbedaan diantara ketiga sinar UV tersebut ialah bisa diketahui dengan berdasarkan pada panjang gelombangnya yang dapat diukur dengan menggunakan suatu alat yang namanya ialah optical spectrum analyzer atau disebut juga sebagai alat optical wavelength meter. 


Cara Kerja Sinar UV melumpuhkan Virus atau Bakteri
Adapun cara kerja sinar ultraviolet tersebut sehingga bisa melumpuhkan virus corona dan lain sebagainya itu ialah karena gelombang yang terkandung dalam sinar UV tersebut akan menonaktifkan mikroorganisme dengan cara menghancurkan zat asam nukleat dan juga mengganggu DNA nya, sehingga mikroorganisme tersebut tidak akan bisa lagi untuk melakukan fungsi vital penting utamanya. Radiasi sinar UV aka  melengkungkan struktur materi genetik mikroorganisme tersebut dan lalu mencegah partikel virus untuk bisa lebih banyak melakukan pembelahan diri.

Sinar UVC dari lampu UVC bisa digunakan untuk mensterilkan ruangan kosong sebelum dimasuki manusia guna sebagai upaya untuk mencegah penularan virus Corona.
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda