Perbedaan Sinar UVC Dengan Dua Jenis Sinar UV Lain dan Dampaknya Untuk Kesehatan
Information
20 Nov 2020
Share

Seiring dengan pandemi Covid19 yang melanda seluruh penjuru negeri sekarang ini, ada banyak media penyembuhan yang bisa kita upayakan untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap berfungsi dengan baik. Selain disinfektan spray, ada sinar UV matahari yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kekebalan tubuh. Namun demikian, tidak semua jenis sinar ultraviolet baik untuk kesehatan. Agar Anda lebih memahami pemanfaatan sinar ultraviolet, Anda bisa menyimak ulasan berikut.


Level energi
Jika dilihat dari level energi yang dipancarkan, sinar UVA memiliki panjang gelombang antara 315 hingga 400nm dengan karakter cahaya yang mencapai tanah sekitar 95% dan bisa menembus lapisan awan. Sedangkan untuk sinar UVB memiliki panjang gelombang antara 280 – 325 nm yang akan tersaring secara mayoritas di lapisan awan dan hanya 5% yang bisa mencapai tanah. Sementara itu, sinar UVC memiliki panjang gelombang yang paling pendek dari kedua jenis sinar UV lainnya. Sinar UVC sepenuhnya dapat tersaring oleh lapisan ozon dan memiliki manfaat untuk kesehatan, seperti mematikan bakteri atau menstimulasi pembentukan vitamin D.


Dampak jangka pendek
Baik UVA dan UVB tergolong sinar ultraviolet yang dihindari, karena radiasi dari kedua jenis sinar ini bisa mengakibatkan sunburn atau produksi melanin di kulit meningkat. Pada beberapa orang yang memiliki kulit sangat sensitif, radiasi sinar UVA maupun UVB akan menimbulkan reaksi cepat berupa kulit yang terlihat kemerahan hingga melepuh. Sedangkan untuk UVC, tidak ada masalah jangka pendek yang akan terjadi. Namun demikian, pada kondisi tertentu, sinar ultraviolet C juga bisa menimbulkan bisul pada kulit.   


Dampak jangka panjang 
Jika membicarakan dampak jangka panjang, sinar ultraviolet dapat menyebabkan penyakit. Radiasi berkepanjangan dari sinar ultraviolet A dan B bisa menjadi pemicu munculnya gejala penuaan dini, seperti keriput pada kulit atau flek hitam pada kulit. Dampak lain yang lebih berbahaya adalah resiko kanker kulit yang bisa diakibatkan oleh sinar ultraviolet tipe A, B, dan C. Hal ini karena radiasi sinar ultraviolet menghambat kinerja enzim yang membawa nutrisi untuk kulit. 


Waktu paparan
Jika Anda bertanya tentang waktu paparan sinar ultraviolet yang bermanfaat untuk tubuh, paparan sinar uvc untuk corona bisa didapatkan pada rentang waktu jam 07.00 hingga 09.00 pagi. Sinar UVC akan membantu untuk merubah provitamin D menjadi vitamin D yang membantu proses metabolisme tubuh dalam memperkuat sel tulang yang menjadi tempat untuk pembentukan sel darah lainnya. Sebaliknya, panas sinar matahari yang terjadi antara jam 10 hingga jam 16.00 sore perlu dihindari karena jarak sinar matahari yang mulai mendekat ke arah bumi. Paparan sinar UVA dan UVB yang sangat kuat pada waktu tersebut yang dikhawatirkan dapat menyebabkan sunburn.


Pemanfaatan sinar ultraviolet   
Disaat virus Corona19 melanda sekarang ini, kita perlu memanfaatkan sinar ultraviolet dengan berjemur langsung dibawah sinar matahari setidaknya 15-20 menit. Namun demikian, pemanfaatan sinar matahari secara langsung tidak akan bertahan lama jika kita tidak menerapkan pola hidup yang sehat sekarang ini. Selain berjemur, Anda bisa memanfaatkan air purifier ruangan untuk menyaring udara yang ada didalam ruangan dan menghindarkan Anda dari kontaminasi virus atau bakteri yang mungkin terjadi. Anda juga bisa menggunakan hand sanitizer apabila Anda tidak mungkin mencuci tangan setiap saat. Anda juga bisa mengkonsumsi makanan kaya protein untuk menjaga asupan nutrisi yang digunakan untuk mempertahankan tubuh dari infeksi virus Corona19 yang berbahaya dan memiliki resiko menyebabkan kematian.   
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda