Mengenal Perbedaan Air Purifier dan Humidifier
Information
23 Nov 2020
Share

Air purifier dan air humidifier, dua benda yang sering dianggap sama oleh kebanyakan orang. Padahal, jika diulik dari segi fungsi, manfaat, hingga cara kerja terdapat perbedaan antara air purifier dan humidifier. Supaya Anda tidak salah memaknai kedua benda tersebut, simak perbedaan purifier dan humidifier berikut ini. 


Perbedaan Air Purifier dan Humidifier dari Segi Fungsi dan Manfaat
Jika dilihat dari fungsi dan manfaatnya, air purifier dan air humidifier mempunyai perbedaan yang sangat mencolok. Fungsi utama dari air purifier ialah membersihkan udara sehingga kualitasnya dapat meningkat. Sementara humidifier punya fungsi utama untuk melembabkan udara dalam ruangan. Selain fungsi, perbedaan purifier dan humidifier terletak pada manfaatnya. Air purifier sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, mempunyai manfaat untuk membasmi virus, bakteri, hingga jamur yang dapat menyebabkan penyakit. Sedangkan air humidifier dapat membuat kelembaban udara di ruangan Anda menjadi lebih teratur. 

Biasanya humidifier digunakan pada ruangan kering dan ber-AC dengan ukuran yang cukup luas. Meskipun alat ini berfungsi untuk melembabkan ruangan, namun Anda tidak disarankan untuk menggunakan humidifier di tempat yang lembab. Penggunaan humidifier di ruangan yang cukup lembab justru membuat jamur mudah berkembang. 


Cara Memilih Air Purifier Ruangan Terbaik
Memilih air purifier harus Anda lakukan dengan penuh pertimbangan agar mendapatkan produk yang berkualitas dan sesuai kebutuhan. Cara-cara berikut ini bisa Anda gunakan untuk memilih air purifier untuk rumah Anda. 

1.    Pilih tipe yang sesuai lokasi pemasangan

Hal pertama yang harus dipertimbangkan dalam memilih air purifier adalah tipenya. Nah Anda harus menyesuaikan tipe ini dengan lokasi pemasangannya. Setidaknya terdapat tiga tipe air purifier, yaitu electric air purifier, fan air purifier, dan ion generator. Jika Anda mencari air purifier terbaik untuk bayi, maka tipe electric air purifier adalah pilihan terbaik. Sebab suaranya yang tenang tidak akan mengganggu buah hati Anda yang tidur. 

2.    Pilihlah air purifier dengan teknologi HEPA 

Purifier yang dilengkapi dengan teknologi HEPA mempunyai kemampuan untuk menyaring polutan lebih baik dibanding lainnya. Partikel dengan ukuran terkecil dapat ditangkap oleh air purifier dengan teknologi HEPA. 

3.    Nilai Clean Air Delivery Rate (CADR) yang tinggi

Clean Air Delivery Rate berkaitan erat dengan kemampuan air purifier untuk meningkatkan kualitas udara. Semakin tinggi nilai CADR pada suatu purifier, maka semakin cepat pula proses penyaringannya. Selain itu, udara yang dihasilkan juga akan lebih banyak. Nilai ideal CADR pada air purifier berkisar antara 17-20. Angka ini telah sesuai dengan standar uji MERV (Minimum Efficient Reporting Value).

4.    Perhatikan fitur yang dimiliki air purifier

Beberapa air purifier telah dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan yang tak kalah bermanfaat. Jika Anda ingin mendapatkan air purifier yang multifungsi, maka pilihlah air purifier dengan fitur tambahan seperti odor sensor. Fitur odor sensor berfungsi untuk mendeteksi bau dalam ruangan. Sehingga air purifier dapat membersihkannya secara otomatis. 

Selain itu, Anda juga bisa mempertimbangkan air purifier dengan fitur nirkabel. Alat pembersih udara dengan fitur ini bisa Anda kontrol melalui smartphone. Fitur lainnya yang tidak kalah penting adalah kemampuan air purifier dalam menangkal nyamuk dan dust sensor. 

Untuk membedakan air purifier dan humidifier cukup mudah bukan? Setelah mengetahui perbedaannya, jangan lupa untuk menerapkan tips di atas dalam memilih air purifier terbaik untuk bayi dan anggota keluarga Anda.
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda