Membeli Penyaring Udara yang Mana?
Information
25 Nov 2020
Share

Air purifier terkadang disebut dengan penyaring udara, karena terdapat filter (penyaring) sebagai salah satu komponennya. Tujuannya adalah untuk menjernihkan udara yang terkontaminasi asap, debu, kotoran, ataupun polutan lainnya.

Selain berguna untuk menjernihkan udara, air purifier juga akan mengurangi bau-bau tidak sedap yang muncul, misalnya bau asap rokok, dan juga dapat digunakan untuk menghilangkan bakteri, virus, dan juga jamur di udara. 

Cara kerja air purifier adalah dengan cara menyedot udara dalam ruangan, kemudian udara tersebut ditangkap oleh filter dan disaring sebelum disalurkan kembali menjadi udara bersih yang layak dihirup oleh manusia.

Sebelum membeli penyaring udara, perhatikan jenis-jenis penyaring udara yang beredar di pasaran berikut ini.


Penyaring udara HEPA
HEPA (High Efficiency Particulate Air) merupakan salah satu jenis penyaring udara yang baik dalam menyaring partikel. Penyaring  ini akan menangkap paling tidak 99,97% partikel dengan ukuran lebih dari 0,3 mikron. Karena itu, penyaring ini sangat baik digunakan untuk ruangan yang rawan bakteri, zat-zat kimia, bahkan virus yang bahkan sulit ditangkap oleh mata manusia saking kecilnya ukuran. Cek daftar harga hepa filter sebelum membeli alat tersebut.


Penyaring udara karbon aktif
Jenis penyaring udara karbon aktif merupakan salah satu jenis karbon yang telah diproses untuk dapat melakukan penyerapan polutan dengan adanya luas permukaan yang besar. Penyaring tersebut kemudian bekerja dengan memanfaatkan sistem adsorpsi yang menyebabkan polutan akan menempel. 
Anda bisa menggunakan filter ini pada daerah rawan asap rokok dan asap pembakaran, cocok digunakan juga bagi yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma, ISPA, pneumonia, dan sebagainya.


Penyaring udara teknologi UV
Penyaring udara yang memanfaatkan teknologi UV akan mampu menghilangkan partikel-partikel berbahaya yang ada dalam suatu ruangan, misalnya adalah virus. 
Penyaring udara ini dilengkapi dengan lampu ultraviolet yang mana akan menghancurkan patogen berbahaya tersebut dengan pancaran sinar UV. Efektivitas penyaring udara dengan teknologi UV ini bergantung pada lama paparan UV dan juga besaran watt cahaya. Apa yang menjadi perhatian adalah perawatan dan penggantian lampu UV  yang harus sesuai dengan yang direkomendasikan oleh produsen penyaring udara tersebut.
Penyaring ini cocok digunakan dalam ruang-ruang steril, misalnya adalah laboratorium, dan ruangan dengan penderita gangguan pernapasan.


Penyaring udara teknologi ion
Penyaring udara dengan teknologi ion akan menyuntikkan kimia pembersih di udara, sehingga udara menjadi meningkat kualitasnya.  Penyaring udara ion dapat menangkap zat-zat yang menyebabkan alergi, misalnya adalah debu, serbuk sari, rambut ataupun bulu binatang peliharaan.

Meskipun demikian, penyaring jenis ini tidak mampu untuk menyerap ataupun menghilangkan polutan tersebut karena kerjanya akan mengeluarkan ion yang bereaksi dengan partikel negatif dalam ruangan dan menyebabkan polutan jatuh, dan membuat Anda kemudian dapat lebih mudah menyapunya. Jika Anda tidak segera membersihkan ataupun menyapunya setelah penyaring udara ini bekerja, akan ada kemungkinan polutan yang jatuh tersebut akan mencemari ruangan kembali.


Penyaring udara teknologi ozon
Penyaring udara ini bekerja dengan menghasilkan ozon. Sistem kerjanya sama seperti filter ion, penyaring udara jenis ini tidak benar-benar membersihkan polutan yang ada pada ruangan Anda, kecuali pada tingkatan penggunaan ozon tertentu.

Penyaring udara ozon dapat berfungsi sebagai alat penghilang bau ruangan dengan cara memproduksi ozon  tersebut dan dengan adanya proses oksidasi, asap-asap yang menimbulkan bau dalam rumah dapat terminimalisir.

Sekian informasi mengenai jenis-jenis air purifier, sudah dapat menentukan yang mana yang mau Anda beli?
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda