Masker Non Medis yang Efektif Cegah Penyebaran Covid-19
Product Tips
08 Jun 2020
Share

Pandemi covid-19 di Indonesia saat ini sedang mengalami masa puncaknya. Pada tanggal 21 Mei 2020 kemarin, tidak tanggung-tanggung , penambahan kasus positif mencapai hampir 1000 pasien. Total, pasien covid-19 saat ini lebih dari 20.000 pasien. Prediksi berakhirnya covid-19 pun bermunculan dan beberapa menyebutkan akan berakhir akhir tahun. Akumulasi kasus yang meningkat menjelang lebaran ini tentu membuat persediaan APD utamanya masker semakin menipis. 

Pemerintah menghimbau agar jenis masker medis, atau masker n95 tbc hanya diperuntukkan bagi mereka yang berada di garda depan. Yaitu tim medis yang langsung berinteraksi dengan pasien covid-19, perawat yang menangani penderita penyakit ini, pasien yang menderita penyakit corona, dan siapa saja yang berisiko terjangkit virus covid-19. Seperti yang kita tahu, banyak tim medis yang telah berpulang dalam perjuangan mengatasi pandemi corona di Indonesia ini.
 
Lalu, bagaimana dengan masyarakat umum yang tidak masuk dalam kategori di atas? Solusinya adalah tetap waspada dengan selalu mengedepankan protokol kesehatan dari pemerintah. Mencuci tangan dengan air mengalir, jaga jarak aman minimal 1 meter, dan pakai masker non-medis saat keluar rumah. 

Pertanyaannya adalah, saat ini banyak sekali masker kain yang disediakan secara bebas seiring dengan meningkatnya jumlah kasus positif covid-19 di seluruh provinsi di Indonesia. Masker tersebut dibuat sangat bervariasi. Mulai dari masker kain satu atau dua lapis, dengan bahan kain yang tebal, sedang, maupun tipis, dengan atau tanpa tali, dst. 

Memakai masker adalah rekomendasi dari tim medis di seluruh dunia sebagai upaya mencegah penularan covid-19. Seperti yang diutarakan oleh otoritas kesehatan yang berasal dari Jepang, Thailand, Hongkong dan Korea Selatan yang menyarankan pemakaian masker untuk pencegahan  penyebaran virus corona. 

Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan dari ahli epidemiologi dari University of Oxford Shuo Feng yang menyatakan bahwa pemakaian masker dapat mencegah penyebaran virus covid-19. Masker disarankan untuk dipakai oleh mereka yang tidak menunjukkan gejala sakit sama sekali, atau mengalami gejala infeksi ringan, hingga orang-orang yang rentan terserang covid-19 seperti halnya lansia dan penderita penyakit kronis menahun saat akan keluar rumah. 

Saat akan membeli masker tersebut, public pun dihadapkan pada pertanyaan “Apakah masker yang tersedia itu sudah memenuhi kualifikasi kesehatan? dan apakah masker kain lipat itu mampu melindungi diri saat berada di luar rumah”. 

Ya, itu adalah pertanyaan yang sering kali dilontarkan saat akan membeli masker non medis seperti masker kain tali karet yang memenuhi kualifikasi kesehatan. Untuk itu, agar tidak salah pilih saat membeli masker kain non medis, yuk perhatikan informasi berikut ini ya!, semoga bermanfaat dan membantu menjawab kebingungan Anda☺
Bahan masker kain dan persentase perlindungannya

Bagi  Anda yang sangsi dengan efektivitas dari masker kain tersebut, data yang bersumber dari seorang ahli dari Cambridge University pada tahun 2013, yang dilansir oleh Smart Air Filter berikut ini akan sangat membantu. 

Ada beberapa jenis bahan masker kain yang efektif mencegah penularan bakteri dan virus. Virus corona yang berukuran 0,1 mikron hingga kuman dengan ukuran 5x lebih kecil, yaitu 0,02 mikron bisa diatasi dengan menggunakan masker kain dengan bahan sebagai berikut:

  • Masker bedah dengan persentase 89 persen
  • Masker lap dapur dengan persentase 73 persen
  • Masker kain katun campuran dengan persentase 70 persen
  • Masker linen dengan persentase 62 persen
  • Sarung bantal dengan persentase 57 persen
  • Kaos katun dengan persentase 51 persen. 

Persentase data di atas berlaku untuk masker kain satu lapis saja sehingga dari segi persentase yang dicapainya rata-rata adalah lebih dari 50 persen. Cukup efektif, bukan? 

Masker kain dua lapis

Jika persentase masker kain satu lapis adalah seperti tersebut di atas, lalu bagaimana dengan efektivitas masker kain dua lapis yang banyak beredar seperti sekarang ini? Bahkan, beberapa merekomendasikan untuk menggunakan masker kain tiga lapis. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, apakah kita bisa tetap merasa nyaman dengan banyaknya lapisan kain tersebut? 

Masih dari sumber yang sama, yaitu ahli dari Cambridge University mengenai efektivitas masker kain dua lapis dengan persentase sebagai berikut:

  • Masker bedah dengan persentase 97 persen
  • Masker lap dapur dengan persentase 97 persen
  • Masker kain katun campuran dengan persentase 71 persen
  • Sarung bantal dengan persentase 62 persen

Dari data di atas, lonjakan persentasenya tidak terlalu signifikan. Hanya saja untuk jenis masker bedah dan masker lap dapur persentasenya sama dan cukup efektif. Akan tetapi, saat Anda memutuskan untuk menggunakan masker kain katun  dua lapis misalnya, maka Anda perlu mempertimbangkan apakah Anda akan merasa nyaman saat menggunakannya atau justru sesak nafas.
 
Rekomendasi masker kain yang sesuai

Masker n99 cv agaknya direkomendasikan untuk dipakai oleh mereka yang berada di garda depan pertempuran melawan virus covid-19, seperti dokter, perawat, pasien dan siapa saja yang berisiko mengalami masalah kesehatan tersebut. 

Lalu, bagi mereka yang berada di luar kategori di atas, dianjurkan untuk memakai masker kain tali panjang dengan kategori sebagai berikut:

  • Mempertimbangkan ada tidaknya sirkulasi udara. Selain berusaha agar terhindar dari virus corona, hal penting yang perlu kita perhatikan saat memakai masker adalah kenyamanan yang kita dapat. Saat masker dibuat dengan desain dua sampai tiga lapis misalnya, dengan sirkulasi udara yang minim, bisa Anda bayangkan kira-kira apa yang akan terjadi jika kita beraktivitas dengan kondisi sulit bernafas. Tentunya kita akan merasa tidak nyaman. Pilih jenis masker dengan sirkulasi udara yang baik untuk memastikan aktivitas berjalan nyaman dan kitapun terlindungi dari covid-19. 
  • Jenis masker dua lapis yang direkomendasikan untuk mencegah covid-19 adalah masker dengan bahan lap dapur. Selain sirkulasi udara yang tercukupi, masker kain dua lapis ini memberikan proteksi mencapai 97 persen sebagaimana masker bedah. Ya, masker lap dapur lebih nyaman saat digunakan jika dibandingkan dengan jenis masker lain yang 
  • Adapun rekomendasi ahli untuk bahan yang bagus digunakan untuk masker kain adalah bahan yang tidak mudah melar, seperti halnya kaos katun atau katun sarung bantal. 
  • Cara pencucian masker kain non medis adalah dengan mencucinya dengan air yang suhunya tidak lebih dari 40 derajat celcius. Gunakan deterjen dan hindari menggunakan pemutih pakaian saat mencuci. Terakhir, setrika dengan tingkat panas premium.
  • Masker non-medis yang direkomendasikan bagi mereka yang kecil potensinya terinfeksi virus covid-19 umumnya terdapat dari bahan dasar kain. Bahan kain ini sangat bervariasi mulai dari kain katun, kain lap dapur, dan sebagainya yang ternyata cukup efektif sebagai perlindungan diri dari covid-19, baik itu masker kain satu lapis maupun masker kain dua lapis. 

 

Source:

https://health.kompas.com/read/2020/04/03/101000268/jenis-bahan-masker-kain-nonmedis-terbaik-untuk-cegah-virus-corona?page=all

https://id.theasianparent.com/masker-kain-pilihan 
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda