Fakta Seputar Hand Sanitizer Silver Ion yang Perlu Diketahui
Information
02 Dec 2020
Share

Agar tidak terkena paparan virus corona mencuci tangan sesering mungkin sangat perlu dilakukan, karena bakteri bisa saja melekat pada tangan atau saat bersentuhan dengan orang lain. Oleh karena itu tangan perlu dibersihkan setiap waktu untuk membuatnya steril. Salah satu alat yang praktis digunakan untuk membersihkan kuman dan bakteri adalah hand sanitizer silver ion. Alat yang satu ini cocok sebagai pengganti air dan sabun serta mudah dibawa ke mana mana. alat pensterilan ini sangat dianjurkan saat ini untuk mencegah penyebaran virus corona. Jadi saat anda hendak mengonsumsi makanan atau setelah menggunakan fasilitas umum, sangat penting untuk membersihkan tangan menggunakan alat pensterilan. Berikut ini beberapa fakta seputar hand sanitizer yang penting diketahui. 


Hand Sanitizer Memiliki Kadaluarsa
Salah satu fakta yang sangat penting anda ketahui tentang desinfektan ini adalah alat atau cairan pensterilan ini memiliki batas pakai atau kadaluwarsa. Jadi disinfektan spray murah tersebut tidak bisa anda gunakan atau simpan untuk jangka waktu lama, karena bisa kadaluarsa. Beberapa produsen hand sanitizer tidak menaruh tanggal kadaluarsa pada produknya. Padahal alat pensterilan tersebut memiliki jangka waktu penggunaan. Jika sudah lewat masa kadaluarsa, maka fungsinya nanti kurang efektif. Biasanya hand sanitizer bisa disimpan untuk jangka waktu satu tahun. Buat anda yang membuat desinfektan sendiri di rumah, pastikan untuk tidak menyimpannya lebih dari satu tahun. 


Desinfektan Bisa Menyebabkan Keracunan Bagi Anak – Anak
Fakta lain yang juga sangat penting diketahui seputar hand sanitizer tersebut adalah penggunaan pada anak – anak wajib dengan pengawasan. Karena jika anda tidak berhati – hati menggunakannya pada anak-anak, desinfektan ini dapat membuat anak keracunan. Anak – anak khususnya balita, jangan biarkan menggunakan hand sanitizer tanpa pengawasan. Karena jika cairan atau gel tersebut tertelan oleh anak, hal ini dapat mengakibatkan keracunan. Hal ini karena pada hand sanitizer terdapat kandungan alkohol. Seperti kita ketahui bahwa alkohol tidak baik dikonsumsi oleh anak kecil. Jadi saat anak – anak menggunakan hand sanitizer pastikan bahwa cairan tersebut kering terlebih dahulu, baru bisa menyentuh makanan.  


Penggunaan Hand Sanitizer Hanya Sebagai Alternatif
Fakta lain yang perlu diketahui tentang penggunaan  hand sanitizer adalah alat pensterilan ini hanya cocok digunakan sebagai alternatif bukan sebagai pilihan utama. Untuk membersihkan tangan dari kuman dan bakteri maka jauh lebih efektif menggunakan air dan sabun. Hand sanitizer rumah sakit hanya cocok digunakan sebagai alternatif saat air dan sabun tidak ada. Alat pensterilan ini tidak mampu membunuh semua jenis mikroba. Jenis kuman seperti cryptosporidium (bakteri penyebab masalah pernapasan) dan norovirus (bakteri penyebab penyakit diare) kurang mampu dibasmi oleh disinfektan ini. Oleh karena itu penggunaannya secara terus menerus kurang dianjurkan.  


Kandungan Alkohol Pada Hand Sanitizer Maksimal 60 Persen
Pada cairan alat pensterilan ini alkohol memiliki peran utama dalam membunuh bakteri. Namun perlu diketahui bahwa alkohol tersebut hanya baik digunakan jika hanya terdapat 60% pada desinfektan ini. jika alkohol terlalu banyak maka alkohol tersebut justru bisa membahayakan kulit. Jika lebih dari 60%, maka kandungan alkohol tersebut bisa membahayakan kulit. Jadi jangan salah mengira jika semakin banyak kandungan alkohol pada hand sanitizer maka semakin efektif pula kinerjanya. Buat anda yang mencari tahu cara membuat hand sanitizer spray, pastikan untuk menggunakan kandungan alkohol hanya 60% pada alat pensterilan tersebut.  
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda