Cara Menggunakan Masker Bedah yang Benar
Information
09 Jun 2020
Share

Di samping menggunakan masker, hal penting lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana cara memakai masker kesehatan dengan benar agar Anda bisa menghalau berbagai partikel penyebab masalah kesehatan secara optimal. Apalagi dalam situasi pandemi COVID-19 saat ini, di mana kebutuhan akan masker sangat tinggi untuk berbagai jenis masker, termasuk masker N99 Shopee, masker N95, masker bedah, hingga masker kain.

Bicara soal masker bedah, jenis masker yang satu ini memang lebih sulit ditemukan akhir-akhir ini. DI samping itu, harganya pun sudah melambung tinggi, beda dengan dulu sebelum pandemi COVID-19. Kemudahan dan kepraktisannya membuat masker bedah alias surgical mask masih populer di kalangan masyarakat, bahkan sampai sekarang.


Beda dengan masker N95, masker bedah punya ukuran yang memang cenderung lebih longgar. Bentuknya persegi panjang dan merupakan masker sekali pakai sehingga tidak bisa dicuci untuk digunakan kembali. Masker dilengkapi dengan tali karet untuk dikaitkan di telinga, atau tali untuk diikat di belakang kepala agar masker terpasang dengan baik dan pas. Kemudian, ada strip logam pada bagian atas masker yang bisa dicubit agar mengikuti bentuk telinga, sehingga masker bisa menutupi wajah dengan baik.


Masker bedah yang sesuai standar memiliki 3 lapisan. Secara umum, semua lapisan tersebut berfungsi untuk menghalau persebaran mikroorganisme berukuran besar dari cairan (droplet), percikan, maupun cipratan. Penggunaan masker ini juga dapat menurunkan kemungkinan adanya kontak langsung antara tangan dengan wajah.
Sementara itu, fungsi dari ketiga lapisan masker adalah sebagai berikut:

  • Lapisan terluar untuk menghalau air, darah, dan cairan tubuh lainnya.
  • Lapisan tengah untuk menyaring pathogen-patogen tertentu.
  • Lapisan terdalam menyerap kelembapan dan keringat dari napas yang diembuskan.

Hanya saja, bagian tepi-tepi masker bedah memang berbeda dari masker N95 maupun masker N99 Shopee. Sebab, karena desain masker bedah yang memang tidak didesain agar benar-benar pas menempel di wajah, masih ada kemungkinan celah pada tepi-tepinya, terutama sekitar hidung dan mulut. Karena itu, masker bedah tidak sepenuhnya optimal dalam menyaring partikel-partikel kecil yang menggantung di udara (airborne), yang tersebar dari bersin atau batuk, termasuk virus COVID-19.


Penggunaan masker bedah pun perlu dilakukan dengan benar. Anda bisa ikuti langkah-langkahnya sesuai dengan panduan dari WHO sebagai berikut:

  • Cuci tangan sebelum pakai masker dengan air dan sabun, atau hand sanitizer.
  • Pastikan bagian mulut dan hidung tertutup dengan baik oleh masker, dan tidak ada jarak antara wajah dengan masker.
  • Hindari menyentuh masker selama Anda menggunakan masker. Jika Anda menyentuh masker, sengaja atau tidak sengaja, segera cuci tangan dengan air dan sabun, atau hand sanitizer.
  • Segera ganti masker bedah dengan masker baru begitu masker lembap, basah, atau rusak. Jangan gunakan kembali karena masker bedah adalah masker sekali pakai.
  • Lepaskan masker dengan memegang talinya, bukan bagian depan maskernya, kemudian cuci tangan.

Meski demikian, penggunaan masker bedah tidak sepenuhnya memberikan perlindungan penuh dari COVID-19. Di samping itu, masyarakat umum memang tidak dianjurkan untuk menggunakan masker bedah karena kelangkaannya membuat masker bedah sangat dibutuhkan oleh para tenaga medis.


Karena itu, Anda bisa pilih masker N99 Shopee sebagai alternatif. Selain didesain sebagai masker yang dapat dicuci dan dipakai berulang kali, masker N99 pun dapat menawarkan perlindungan lebih baik karena diklaim mampu menyaring sampai dengan 99% partikel di udara.

 

Source: 

https://www.healthline.com/health/how-to-wear-a-face-mask

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/when-and-how-to-use-masks
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda