Cara Menggunakan Air Purifier Supaya Hemat Energi
Information
25 Nov 2020
Share

Belakangan ini, semakin banyak orang menggunakan air purifier demi kualitas udara yang lebih sehat di rumah. Udara yang bersih dan segar dengan sirkulasi yang baik membuat suasana rumah lebih nyaman. Beginilah cara kerja alat penyegar udara dalam ruangan yang bermanfaat ini.


Mengenal Apa Itu Air Purifier
Udara rumah mungkin terlihat bersih, namun sebetulnya ada banyak partikel polutan yang tak kasat mata. Bulu hewan peliharaan, spora jamur dan lumut, debu, bakteri, dan virus hanyalah beberapa contohnya.

Walaupun tidak bisa dilihat, partikel-partikel halus seperti ini bisa membahayakan kesehatan. Mereka bisa memicu alergi, gangguan pernapasan seperti asma, bahkan menyebabkan sesak napas. Kualitas air yang kurang baik juga dapat membuat tidur jadi tidak nyenyak.

Sesuai dengan namanya, purifier atau alat pembersih udara dapat digunakan untuk mengatasi masalah di atas. Perangkat ini mampu menangkap polutan dalam udara dan melepaskan udara bersih yang aman untuk pernapasan.

Di samping itu, purifier dengan sistem filtrasi tertentu seperti carbon filter juga dapat menghilangkan bau busuk. Cocok sekali kalau di lingkungan sekitar Anda terdapat sumber bau tidak sedap.


Cara Menggunakan Air Purifier untuk Rumah
Banyak orang yang mengira mesin ini cukup dinyalakan selama 1 sampai 2 jam saja untuk membersihkan udara di rumah. Padahal begitu alat dimatikan, dalam 3 sampai 4 jam saja udara akan kembali terkontaminasi. Akan selalu ada polutan dari hewan peliharaan, radikal bebas, udara terbuka, dan bahkan dari orang yang tinggal di rumah.

Selain itu, purifier memang didesain untuk digunakan dalam waktu yang lama. Pada umumnya, alat ini perlu dinyalakan selama 5 sampai 8 jam. Setelah itu, matikan alat untuk mengistirahatkannya sampai perlu dinyalakan lagi. Anda juga bisa menyalakan purifier selama tidur. Kualitas tidur Anda akan membaik dengan udara yang lebih segar.


Hemat Energi dengan Alat Pembersih Udara Rumah

Biarpun purifier memang dibuat untuk penggunaan dalam waktu yang lama, tetap saja ada batasan waktu yang harus dipatuhi. Anda dapat mengecek petunjuk penggunaan untuk mengetahui seberapa lama air purifier harus dinyalakan karena alat ini juga tidak boleh dinyalakan terlalu lama.

Jika dinyalakan terlalu lama, filter dan mesin purifier akan rusak. Selain itu, hal ini juga menghabiskan banyak energi sehingga tagihan listrik naik. Namun ada beberapa cara untuk menghemat energi saat menggunakan alat ini.

1. Nyalakan Saat di Rumah Saja

Pertama-tama, nyalakan alat pembersih udara hanya selama Anda ada di dalam ruangan. Jangan lupa mematikannya sebelum meninggalkan rumah. Setelah pulang, nyalakan mesin dan pasang kipas pada kecepatan tertinggi selama 1 atau 2 jam pertama. Ini untuk memastikan udara benar-benar bersih dari polutan yang menumpuk selama Anda tidak di rumah. Setelah itu kipas bisa dipasang pada kecepatan sedang atau rendah.

2. Pasang pada Setelan Terendah

Saat tidur, disarankan untuk memasang purifier pada setelan terendah. Lakukan ini untuk menghemat energi dan mengurangi bunyi yang dihasilkan alat pembersih udara. Selain udara yang bersih, tidur Anda akan lebih pulas dengan suasana yang tenang.

3. Cek Indikator Kualitas Udara

Beberapa merk purifier dilengkapi dengan indikator yang menunjukkan kualitas udara. Kalau kualitas udara sudah tergolong baik, alat bisa dimatikan. Ada juga yang menggunakan timer yang memudahkan Anda mengontrol kapan air purifier akan mati secara otomatis supaya hemat energi.
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda