Benarkah Penggunaan Masker Polusi Udara Efektif? Simak Penjelasan Berikut!
Information
08 Jun 2020
Share

Masker polusi udara saat ini sangat dibutuhkan banyak orang dari berbagai penjuru dunia mengingat polusi udara kini sudah semakin menjadi-jadi. Polusi udara bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya dari asap kendaraan, asap hasil industri, asap hasil pembakaran, dan masih banyak lagi. Salah satu cara untuk tidak terpapar dampak buruknya adalah dengan menggunakan masker.


Tingkat Polusi Udara yang Semakin Tinggi dan Mengkhawatirkan

Polusi udara merupakan salah satu ancaman untuk kesehatan yang cukup berbahaya dan saat ini hampir ada diseluruh dunia. Jika diperhatikan dari tahun ke tahun, tingkat polusi udara selalu meningkat. Hal ini tentunya terjadi bukanlah tanpa alasan mengingat saat ini sudah banyak penggunaan kendaraan bermotor dan hasil asap industri yang mencemari udara. Tak hanya itu saja, hasil pembakaran yang kecil seperti membakar rokok dan sampah ikut ambil andil dalam terjadinya pencemaran udara. Masker polusi asap biasanya digunakan untuk mencegahnya masuk kedalam tubuh.


Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setiap tahunnya selalu terjadi kematian yang disebabkan oleh adanya polusi udara. Tak tanggung-tanggung, bahkan menurut data yang terhimpun setiap tahunnya terjadi sekitar 6,5 juta kematian akibat polusi udara tersebut. Polusi udara bisa sangat berbahaya untuk organ-organ pernapasan tubuh, misalnya seperti paru-paru. Paru-paru bisa rusak akibat dari adanya polusi udara.


Apa yang Menyebabkan Polusi Udara Menjadi Semakin Meningkat?

Bayangkan saja, saat ini di Indonesia hampir semuanya memiliki kendaraan bermotor. Belum lagi hadirnya kendaraan umum yang juga menyumbang pada hadirnya polusi udara. Asap kendaraan atau gas buang hasil dari kendaraan tersebutlah yang kemudian menyumbang pada meningkatnya polusi udara.


Pada kota-kota besar seperti di Jakarta, semakin digalakkan pembangunan-pembangunan industri untuk memajukan kota tersebut. Akan tetapi, ternyata hasil dari pembuangan industri yang misalnya berupa asap ternyata berdampak tidak baik terhadap kualitas udara. Tak heran jika penggunaan masker polusi udara jakarta semakin meningkat. Hasil-hasil pembakaran yang dilakukan oleh masyarakat pun ikut menyumbang dalam meningkatnya polusi udara. 


Cegah Dampak Buruk Polusi Udara Dengan Menggunakan Masker

Polusi udara bisa membahayakan kesehatan. Akan tetapi, ada salah satu cara yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah dampak buruk polusi udara masuk kedalam tubuh, yaitu dengan menggunakan masker. Kemampuan masker untuk mencegah dampak buruk polusi udara memang tergantung pada jenis masker, penggunaan masker, dan polutan apa yang dihirup. Namun, dengan memutuskan untuk menggunakan masker sudah sangat baik untuk mencegah terpapar polusi udara. Tak heran jika kini banyak yang jual masker polusi udara.

Jenis-Jenis Masker Untuk Mencegah Terpapar Polusi Udara:

1.    Masker N95

Masker pertama yang paling banyak digunakan untuk mencegah dari paparan polusi udara adalah masker N95. Jenis masker ini mampu mengurangi sekitar 95 persen polutan udara dan mempunyai ukuran yang lebih dari 0,3 mikron. Namun, masker jenis ini tidak dapat melindungi dari partikel polutan yang lebih kecil (kurang dari 0,3 mikron) karena keterbatasannya.
Namun, berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masker polusi N95 ini sudah memiliki kinerja yang baik untuk melindungi diri dari polusi udara. Masker ini terdiri dari beberapa lapis filter sehingga diharapkan mampu menyaring udara yang dihirup menjadi lebih baik. Selain itu, pada masker ini juga terdapat katup yang berguna agar bisa mengeluarkan hembusan napas. Ada juga yang sudah dilengkapi dengan karbon aktif untuk mencegah perkembangan bakteri pada masker.

2.    Masker N95 Bowin Particulate Respirator

Jenis masker yang kedua ini merupakan pengembangan dari masker N95 yang sudah disebutkan diatas. Sesuai dengan namanya, masker ini mempunyai respirator yang berupa Carbon Valve yang akan memudahkan sirkulasi udara dan mencegah terjadinya kacamata berembun.
Oleh sebab itu, jenis masker ini sangat cocok digunakan ketika cuaca sedang panas atau ketika sedang bepergian. Bisa juga digunakan sebagai masker polusi motor. Namun, kemampuannya masih sama dengan masker N95 biasa karena hanya mampu menyaring polutan yang memiliki ukuran lebih dari 0,3 mikron dan tidak cocok digunakan pada lingkungan yang berminyak.

3.    Masker N99 dan N100

Kedua jenis masker tersebut sama-sama memiliki beberapa filter sehingga membuatnya cocok digunakan ketika polusi udara. Lapisan pertama digunakan untuk menyaring partikel dasar seperti debu dan pasar. Kemudian, pada lapisan kedua bisa digunakan untuk menyaring polutan hingga 0,3 mikron. Pada lapisan ketiga atau merupakan lapisan terdalam merupakan lapisan yang terbuat dari karbon aktif untuk mencegah perkembangan bakteri dan mencegah bau-bau yang tidak sedap. Tingkat perlindungan masker tersebut adalah 99,97% membuatnya bisa menjadi masker polusi yang bagus.

4.    Masker P95

Masker P95 juga bisa digunakan ketika polusi udara. Masker ini dirancang mempunyai pendingin agar nyaman ketika digunakan dan tidak menimbulkan embun pada kacamata. Selain itu, terdapat juga bantalan pada bagian hidung yang bisa diatur untuk menyesuaikan dengan kenyamanan pengguna. Masker ini juga populer menjadi masker polusi korea.

5.    Masker Elektrik Respirator

Masker polusi udara ini mempunyai sistem gerak untuk penjernih udara dan sangat cocok digunakan untuk latihan fisik pada luar ruangan. Masker ini dapat melindungi dari polutan 0,3 mikron dan bau tidak sedap. Pada bagian masker terdapat kipas yang membuat udara menjadi berputar lebih cepat hingga 2 liter per detik dan dapat bekerja selama kurang lebih 6 jam. Adanya kipas ini akan membuat udara yang dihirup menjadi lebih baik. 

6.    Masker Kain

Walaupun masker kain belum memiliki kemampuan untuk menyaring partikel polutan dengan ukuran tertentu seperti masker polusi udara terbaik yang sudah disebutkan diatas, namun tidak ada salahnya untuk menggunakan masker berbahan kain ini. Lebih baik menggunakan masker kain ketimbang tidak menggunakan masker sama sekali.
Masker kain juga memiliki harga yang lebih murah dan lebih mudah untuk dijumpai. Biasanya, masker kain diproduksi oleh konveksi-konveksi di berbagai daerah. Kelebihannya adalah bisa menjadi masker polusi bisa dicuci. Maka, masker kain bisa digunakan berkali-kali hingga waktu tertentu. Untuk mencuci masker kain juga cukup mudah, hanya perlu direndam pada air rendaman sabun anti bakteri yang menggunakan air hangat. Terdapat juga berbagai model seperti misalnya masker polusi hijab kain yang memiliki tali pengikat.

Masker Medis Tidak Bisa Digunakan Untuk Mencegah Dampak Polusi Udara

Banyak kita jumpai banyak orang menggunakan masker medis dijalan dan di tempat-tempat lainnya dengan asumsi bisa mencegah dampak buruk dari polusi udara. Masker bedah mempunyai karakteristik bahan yang sangat tipis sehingga tidak memungkinkan untuk dapat menyaring partikel polutan. Sesuai dengan namanya, masker jenis ini diperuntukkan hanya untuk kebutuhan medis seperti ketika sedang mengecek pasien, melakukan bedah, dan lain-lain.


Penggunaan Masker yang Efektif Untuk Polusi Udara

Tingkat polusi udara di berbagai daerah biasanya berbeda-beda. Misalnya pada kota besar biasanya tingkat polusinya lebih tinggi ketimbang di kota kecil. Sehingga, diperlukan jenis masker yang bisa menyaring polutan dengan partikel yang lebih kecil untuk bisa efektif dalam mencegah dampak buruk polusi udara.
Selain itu, ukuran masker juga perlu diperhatikan. Jangan sampai menggunakan masker yang terlalu besar atau terlalu kecil karena khawatir fungsinya menjadi tidak efektif. Kualitas material masker polusi udara yang baik tentunya akan berdampak baik pula pada hasil yang akan didapatkan.


Source:

https://www.who.int/health-topics/air-pollution#tab=tab_1

https://www.who.int/phe/publications/climate-reducing-health-risks/en/
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda