Beda Air Purifier dengan Air Humidifier
Information
24 Nov 2020
Share

Mungkin belum banyak yang tahu mengenai perbedaan air humidifier dan air purifier. Keduanya memang seringkali dianggap sama, padahal fungsinya berbeda, yang satu fungsinya ialah untuk melembabkan udara sedangkan yang satunya lagi fungsinya ialah untuk membersihkan udara. Kondisi udara memang bervariasi dan bermacam-macam, padahal manusia sangat memerlukan udara untuk bernafas dan menjaga kelangsungan hidupnya, namun jika kualitas udara memburuk atau menurun maka hal itu akan mempengaruhi kondisi kesehatan manusia. Berbagai jenis penyakit mulai yang ringan, sedang hingga berat akan bisa terjadi jika kualitas udara sekitar buruk kondisinya. Kedua alat tersebut bertujuan untuk memperbaiki kondisi kualitas udara.


Perbedaan air purifier dengan humidifier
Meskipun sama-sama bertujuan untuk memperbaiki kualitas udara namun fungsi keduanya berbeda. Jadi jangan sampai salah beli ya. Berikut ini letak perbedaannya.


Air Humidifier
Air humidifier fungsinya ialah sebagai pelembab udara. Jadi guna menjaga kelembaban udara atau lebih tepatnya jika ingin menambah tingkat kelembapan udara maka bisa menggunakan air humidifier. Penggunaan AC (Air Conditioner) atau pendingin udara secara terus menerus bisa membuat udara menjadi kering, yang bisa menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah atau sakit tenggorokan, iritasi pada mata hingga kesulitan bernafas dan lain sebagainya sehingga guna menjaga tingkat kelembabannya maka dipergunakan air humidifier. 


Air Purifier
Air purifier fungsinya ialah sebagai pemurni udara untuk menjernihkan dan membersihkan udara, yakni dengan menyedot udara yang buruk kualitasnya, lalu melewatkannya pada suatu filter atau penyaring, biasanya dari karbon bahannya dan berwarna hitam, lalu mengeluarkan atau melepaskan kembali udara yang telah disaring hingga bersih dari berbagai partikel udara yang berbahaya seperti debu, bakteri, virus, jamur, asap, bau dan lain sebagainya, ke ruangan. Ruangan yang ventilasinya kurang bagus juga bisa diatasi dengan menggunakan air purifier guna meningkatkan kualitas kebersihan udaranya.


Cara Penggunaan 
Cara penggunaannya juga berbeda, meski sama-sama harus selalu dijaga kebersihannya dan secara rutin dan berkala di cek kondisinya. Tinggal tekan tombol on untuk menyalakannya. Air humidifier tak boleh digunakan dan dihidupkan secara terus menerus karena jika udara terlalu lembab maka justru akan bisa menumbuhkan jamur dan kurang bagus untuk kesehatan. Sedangkan air purifier bisa dinyalakan secara terus menerus guna menjaga kebersihan udara, namun perlu secara berkala dalam jangka waktu tertentu di cek kondisi filternya, dan lakukan penggantian jika filter air purifier sudah menjadi terlalu kotor, agar mesin air purifier bisa bekerja dengan secara efektif dan maksimal secara normal kembali. Tabung air pada air humidifier juga harus secara rutin dan berkala diganti airnya dan dicuci supaya tidak berlumut dan timbul jamur, dan pergunakan air hasil penyulingan supaya lebih efektif kerjanya. Letakkan air humidifier hanya di ruangan yang kering udara saja dengan cara dilakukan pengecekan secara manual dengan humidistat atau alat hygrometer, guna memastikan secara akurat. Tingkat kelembaban udara dalam suatu ruangan yang ideal itu berkisar antara 30 persen sampai 50 persen. Jika telah melebihi 50 % maka sebaiknya air humidifier segera dimatikan.

Itulah beda antara air humidifier dengan air purifier. Jangan sampai keliru pada saat membelinya. Namun kini telah ada juga AC yang memiliki kedua fungsi itu juga  yakni bisa dipergunakan sebagai air purifier dan sekaligus juga bisa difungsikan sebagai air humidifier selain fungsi utamanya sebagai penurun suhu udara saja.
 

* * * *
More News From Us
Find Our Products

Proteksi Superior Polusi Udara, lindungi diri mu sekarang!
Temukan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda